#RaghaPramadhanLugwata
#4IA19
#ParallelComputation
#ParallelismConcept
#DistributedProcessing
A. Parallelism Concept
#4IA19
#ParallelComputation
#ParallelismConcept
#DistributedProcessing
A. Parallelism Concept
Komputasi
paralel merupakan salah satu teknik komputasi, dimana proses komputasinya
dilakukan oleh beberapa resources ( komputer ) yang
independen, secara bersamaan. Komputasi paralel biasanya diperlukan pada saat
terjadinya pengolahan data dalam jumlah besar ( di industri keuangan,
bioinformatika, dll ) atau dalam memenuhi proses komputasi yang sangat banyak.
Selanjutnya, komputasi paralel ini juga dapat ditemui dalam kasus kalkulasi numerik
dalam penyelesaian persamaan matematis di bidang fisika ( fisika komputasi ),
kimia ( kimia komputasi ), dll. Dalam menyelesaikan suatu masalah, komputasi
paralel memerlukan infrastruktur mesin paralel yang terdiri dari banyak
komputer yang dihubungkan dengan jaringan dan mampu bekerja secara paralel.
Untuk
itu diperlukan aneka perangkat lunak pendukung yang biasa disebut sebagai
middleware yang berperan untuk mengatur distribusi pekerjaan antar node dalam
satu mesin paralel. Selanjutnya pemakai harus membuat pemrograman paralel untuk
merealisasikan komputasi. Tidak berarti dengan mesin paralel semua program yang
dijalankan diatasnya otomatis akan diolah secara paralel. Pemrograman paralel
adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah /
operasi secara bersamaan ( komputasi paralel ), baik dalam komputer dengan satu
( prosesor tunggal ) ataupun banyak ( prosesor ganda dengan mesin paralel )
CPU. Bila komputer yang digunakan secara bersamaan tersebut dilakukan oleh
komputer-komputer terpisah yang terhubung dalam suatu jaringan komputer lebih
sering istilah yang digunakan adalah sistem terdistribusi ( distributed
computing ). Tujuan utama dari pemrograman paralel adalah untuk meningkatkan
performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (
dalam waktu yang sama ), semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan.
Analogi
yang paling gampang adalah, bila anda dapat merebus air sambil memotong-motong
bawang saat anda akan memasak, waktu yang anda butuhkan akan lebih sedikit
dibandingkan bila anda mengerjakan hal tersebut secara berurutan ( serial ).
Atau waktu yang anda butuhkan memotong bawang akan lebih sedikit jika anda
kerjakan berdua. Performa dalam pemrograman paralel diukur dari berapa banyak
peningkatan kecepatan ( speed up ) yang diperoleh dalam menggunakan tehnik
paralel. Secara informal, bila anda memotong bawang sendirian membutuhkan waktu
1 jam dan dengan bantuan teman, berdua anda bisa melakukannya dalam 1/2 jam
maka anda memperoleh peningkatan kecepatan sebanyak 2 kali.
B. Distributed Processing
Pemrosesan paralel adalah pendekatan komputasi untuk meningkatkan tingkat
di mana satu set data diolah dengan pengolahan bagian yang berbeda dari data
pada waktu yang sama secara simultan atau bersamaan pada sebuah komputer dan
berfungsi memecah beban besar menjadi beberapa beban kecil untuk mempercepat
proses penyelesaian masalah.
Didistribusikan
pengolahan paralel menggunakan pemrosesan paralel pada beberapa mesin. Salah
satu contoh dari hal ini adalah bagaimana beberapa komunitas memungkinkan
pengguna untuk mendaftar dan mendedikasikan komputer mereka sendiri untuk
memproses beberapa data set yang diberikan kepada mereka oleh server. Ketika
ribuan pengguna mendaftar untuk ini, banyak data dapat diproses dalam jumlah
yang sangat singkat.
Tipe
lain dari komputasi paralel yang kadang-kadang disebut “didistribusikan” adalah
gagasan dari sebuah komputer paralel cluster. Sebuah cluster akan banyak CPU
terhubung melalui kecepatan tinggi koneksi ethernet ke hub sentral (Server)
yang memberi masing-masing beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Metode
cluster mirip dengan metode yang dijelaskan dalam paragraf di atas, kecuali
bahwa semua CPU secara langsung terhubung ke server, dan satu-satunya tujuan
mereka adalah untuk melakukan perhitungan yang diberikan kepada mereka.
Parallel distributed computing dapat dibentuk dari :
–
Ada : digunakan konsep pertemuan yang menggabungkan fitur RPC dan monitor.
–
PVM (Parallel Virtual Machine) untuk mendukung workstation clusters
–
MPI (Message-Passing Interface) programming GUI untuk parallel computers.
Referensi:
URL: https://doblehcorp.wordpress.com/tag/parallelism-concept/. Diakses Tanggal 04 Juli 2019